Tuesday, 10 December 2013

Akhir Segala Angan

Pesan 'dia' suatu masa dahulu..

'angan-angan hanya akan buat derita ini tiada kesudahan.' 

Kata yang dilontarkan bila 'dia' melihat aku seringkali hilang dalam dunia sendiri.

Aku yang tika itu hanya tahu melontarkan pandangan jauh ke dunia khayalan.

 Hanya semata-mata ingin lari jauh dari dunia realiti yang kadang terlalu kejam untuk dihadapi.

Aku yang tika itu hanya bertemankan buku lusuh dan sebatang pena.

Sebelum wujudnya 'teratak sepi' dan 'mentari jingga'

Mencoret segala rasa agar kebisuan tidak menjadikan aku terlalu sengsara pada sakit yang ada.

Bilamana 'dia' bersuara aku cuma tersenyum kelat.

Mungkin 'dia' lupa, yang aku bisu bila kesukaran itu datang melanda.

Mungkin juga 'dia' alpa, yang 'dia' tak selalu ada untuk mencari semangat aku yang kadang ghaib tidak kira masa.

Saat yang kadang langsung aku tidak pinta, semoga segala yang aku rasa tidak semua manusia ada.

Sehingga Tuhan bawa 'dia' pergi jauh dari mata, dan aku masih sama.

Mencari ruang untuk 'bebas' dari rasa dengan bermain bahasa.

dan 'dia' hanya melihat, lantas

senyum kelat.

'..akhir segala angan, yang tinggal hanya realiti
yang perlu aku tempuhi..'

- aku. manusia yang tak tahu berbicara -